MAKNA MANUSIA DI KEADILAN
Keadilan merupakan suatu hal yang
abstrak, bagaimana mewujudkan suatu keadilan jika tidak mengetahui apa arti
keadilan. Untuk itu perlu dirumuskan definisi yang paling tidak mendekati dan
dapat memberi gambaran apa arti keadilan. Definisi mengenai keadilan sangat
beragam, dapat ditunjukkan dari berbagai pendapat yang dikemukakan oleh para
pakar di bidang hukum yang memberikan definisi berbeda-beda mengenai keadilan.
Keadilan setiap
manusia pasti menginginkan keadilan tetapi di zaman yang sudah modern ini
kedailan itu begitu mahal di dapatkan jika dengan cara yang baik tetapi
keadilan itu begitu sangat murah jika di beli dengan uang dan kekayaan.
Contohnya tak usah jauh-jauh coba kita
lihat saja bangsa ini orang-orang kecil yang tidak punya apa-apa selalu di
tindas dan di sakiti susahnya mencari keadilan untuk dirinya , tetapi semua itu
berbanding terbalik dengan koruptor bangsa ini.
Para koruptor dengan mudahnya keluar dari penjara atau keluar dari
hukum yang menjeratnya dengan hanya menggunakan uang. Jadi bisa di bilang hukum
negara ini sangat murah untuk orang-orang kaya dan hukum ini begitu mahal untuk
orang-orang kecil/miskin
KEADILAN SOSIAL
Manusia adalah makhluk sosial
artinya manusia tidak dapat hidup sendiri dan memerlukan bantuan dari orang
lain , jadi keadilan soasial bisa di bilang keadilan yang
bersifat menyeluruh dan bersama.
Contohnya jika ada persoalan dimana
ada salah satu manusia mengharapkan keadilan dari orang lain tentu saja salah
satu dari mereka akan berusaha memberikan keadilan untuk orang tersebut , jadi
keadilan sosial ini bersifat menyeluruh bagi setiap manusia.
KEJUJURAN
Kejujuran adalah suatu
perkataan atau suatu sikap yang dilakukan oleh manusia/individu sesuai dengan
bukti yang ada dan dapat di pertanggung jawabkan oleh manusia/individu
tersebut.
Kejujuran di zaman yang semakin
modern dan canggih ini sudah sangat jarang ditemukan.
Karena hampir setiap
manusia/individu untuk mengatakan hal yang jujur saja itu sangat sulit belum
lagi orang-orang yang mendapatkan harta kekayaannya dengan jalan singkat dengan
cara korupsi merampok/mencuri memperberat timbangan bahkan saling membohongi
teman bisnisnya demi mendapat jabatan atau kekayaan yang hanya bersifat
sementara saja.
Jadi kejujuran ini bersifat dari
hati nurani manusia itu sendiri , dimana jika hatinya baik maka perkataan dan
perbuatannya akan baik , dan jika hatinya buruk maka perkataan dan perbuatanya
akan buruk juga.
KECURANGAN
Kecurangan adalah sifat yang
dilakukan oleh manusia/individu dimana mereka melakukan perbuataan dengan jalan
yang tidak baik/curang untuk mendapatkan hal-hal yang di inginkannya dengan
jalan yang singkat dan cepat.
Kecurangan bukan lagi hal yang di
biasa di zaman sekarang ini , tapi merupakan hal yang luar biasa di zaman ini,
karena untuk mendapatkan apa yang di inginkannya manusia tidak lagi takut untuk
melakukan kecurangan .
contohnya , ada seseorang kaya yang
terjerat hukum , karena dia memang terbukti bersalah maka dia akan di penjara
atau di hukum dengan hukum yang berlaku di negaranya , tetapi karena dia
seorang yang kaya dan tidak ingin di penjara walaupun dia memang terbukti
bersalah maka dia akan melakukan kecurangan, dengan jalan menyuap para
ahli hukum itu sehingga dia bebas dari ancaman penjara .
hal inilah yang di sebut dengan
kecurangan , walaupun merugikan orang lain dia tetap melakukan kecurangan
tersebut demi mendapatkan tujuannya.
PEMBALASAN
Pembalasan adalah suatu sikap
atau cara yang di lakukan oleh seorang manusia/individu demi memenuhi asrat dan
tujuan yang ada di dalam hati manusia tersebut yang sudah di simpan cukup lama.
Pembalasan yang bersifat Positif ,
yaitu
pembalasan yang mendorongnya menjadi
lebih baik dan sempurna , bisa di ambil contoh jika seorang mahasiswa ketika
dia mendapat IP 2,4 di tahun pertama , maka dia akan bertekat dan berusaha
untuk mendapatkan IP yang lebih tinggi dari tahun yang lalu.
jadi bisa di ambil kesimpulan ,
bahwa pembalasan di sini dia ingin membuat nilainya menjadi lebih sempurna di
tahun yang akan datang
Pembalasan yang bersifat Negatif
,yaitu :
Pembalasan dendam yang bisa
menyebabkan seorang manusia/individu bisa berbuat hal yang melewati batas
kewajarannya , contohnya :
1. Pada zaman sekarang seseorang
tega membunuh orang lain karena sakit hati , di duakan oleh pasangannya.
2. Seorang yang tega membunuh
saudaranya , di karenakan hanya ingin mendapatkan harta warisan dari orang tuanya.